Rangkaian inverter DC to AC 12V 500Watt

Seperti umumnya, suatu rangkaian inverter dc to ac membutuhkan suatu IC osilator selaku generator sinyal persegi yang kemudiannya akan menciptakan power AC. Serupa pada rangkaian sebelumnya di Skema Inverter 40 Watt.

Cuma saja perbedaannya kali ini merupakan kapasitas power yang lebih besar ialah 500 watt dengan pangkal tekanan senantiasa 12VDC.

Umumnya susunan inverter dc to ac memakai ic osilator sebagai bagian penting yang berperan selaku multivibratornya seperti IC 4047 yang dipakai pada di rangkaian inverter 100 watt.

Dengan memakai Susunan inverter DC to AC 12v ini kita dapat menkonversikan tekanan DC dari baterai aki mobil. aki kering ke tekanan AC 220, sebagai bagian penting digukana IC 4047 yang dapat meng- generate square wave atau gelombang persegi buat berikutnya diperkuat oleh penguat dini C1061 serta 2N3055 serta penguat akhir 2x2N3055 pada kedua sisinya. Tanda yang telah diperkuat ini setelah itu diteruskan ke suatu transformator dengan tekanan 12V CT.

Rangkaian inverter DC to AC 12V 500Watt

Bagaimana buat membagi transformator atau perhitungan trafo yang dipakai serta baterai pada Rangkaian inverter DC to AC ini:

Metode dasar yang dipakai merupakan P=VxI yang berarti energi yang diperoleh merupakan hasil dari tekanan pangkal dikalikan dengan arus yang diserahkan di input( aki).

Selaku ilustrasi merupakan bila kita mau keluaran susunan sebesar 220 Watt hingga sangat tidak kita membutuhkan arus dekat 18- 20A buat di inputnya, sebab:

12V*18. 3= 220v*1 cocok dengan metode VxI=P

Hal yang perlu diketahui dari rumus diatas cumalah rumus kasarnya saja, serta sebab tanda output dari IC 4047 sedang berupa square serta bukan PWM semacam pada UPS hingga Rangkaian inverter DC to AC ini kurang dianjurkan buat pemakaian pada fitur yang sensitif seperti notebook ataupun pc. 

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url